BPIP dan Guru Komitmen Gotong Royong Kuatkan Pancasila

Magelang:- Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Seminar Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Rabu, (28/4).

Seminar luring dan daring tersebut BPIP mendorong tenaga pendidik untuk tidak putus asa bergotong royong dalam menguatkan Nilai-nilai Pancasila terhadap anak didiknya sebagai generasi emas meskipun di tengah wabah COVID-19.

Menurut Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Dr. Rima Agristina, SH, SE, MM. Guru merupakan pejuang masa kini yang berada di garda terdepan dalam membentuk pemimpin masa depan.

"Guru adalah ujung tombak untuk mempersiapkan anak-anak kita bisa menghadapi tantangan-tantangan yang akan terjadi di masa depan", ucapnya saat membuka acara tersebut.

Ia berharap selain memberikan pemahaman tentang Pancasila, anak didik juga harus didorong mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita bangun pemahaman yang kuat tentang Pancasila dan bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari", ujarnya.

"Perlunya disampaikan kepada anak didik 5 pemahaman mengenai Pancasila, yaitu Pancasila sebagai dasar Negara, Pancasila sebagai ideologi Negara, Pancasila sebagai pandangan hidup, Pancasila sebagai alat pemersatu Bangsa dan Pancasila sebagai falsafah bangsa", sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Dr. Lia Kian mengimbau internalisasi nilai Pancasila terhadap anak didik tidak harus secara formal melainkan secara informal.

"Membumikan Pancasila dalam segala perspektif ilmu, tidak harus formal tetapi informal bagaimana mengkombinasikan Pancasila baik secara teori dan praktek", ujarnya.

"Kita sampaikan pembelajaran Pancasila dengan inovasi-inovasi dan kreasi yang menarik bagi peserta didik", tambahnya.

Ia bahkan menilai maraknya kasus kriminal, narkoba, ujar kebencian dan lain sebagainya dikalangan pelakar merupakan suatu degradasi moral anak.

"Maraknya fenomena perundungan, kekerasan, ujaran kebencian di kalangan pelajar menandakan adanya degradasi moral anak-anak saat ini", tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Azis Amin Mujahidin, M.Pd menyampaikan pentingnya gotong royong seluruh tenaga pendidik di setiap jenjang pendidikan.

"Bukan hanya guru PPKn untuk menanamkan karakter Pancasila, melainkan semua guru bertanggungjawab", ucapnya.

Dalam penyampaian kepada anak didik ia menjelaskan perlu ada strategi sehingga tujuannya tercapai.

"Mengharmonisasikannya secara olah hati, olah rasa, olah pikir dan olah raga demi mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan dan tantangan globalisasi", jelasnya.

“Mari kita rapatkan barisan untuk menyiapkan generasi emas Indonesia, disinilah peran guru untuk mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan dan pendidikan karakter nilai-nilai Pancasila”, tutupnya.

Kegiatan tersebut juga turut hadir Edi Subowo, SH, MH (Direktur Evaluasi BPIP), Sadono Sriharjo, ST, MM (Direktur Perencanaan dan Kerjasama Diklat BPIP), Drs. Muh Rofi, M.Pd (Plt. Sekretaris Disdikbud Kab Magelang), Broto Wibowo, M.Pd (Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kab Magelang), dan Dra. Bektu Dyah Hastuti, M.Pd (Pengawas SMP). (ER)