Negara Timur Tengah Disebut Hormat dan Kagum Terhadap Pancasila


Jakarta:- Mantan Polri dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir Komjen (Purn) Nurfaizi Suwandi menyebut semua Negara di Timur Tengah hormat dan kagum kepada Indonesia karena memiliki Pancasila.

Pancasila sebagai Ideologi dan falsafah hidup bangsa dinilai berhasil membuat persatuan dan kesatuan bahkan keragaman adat budaya di Indonesia tetap utuh.

“Pancasila sangat membanggakan, semua negara timur tengah hormat dan kagum terhadap Pancasila yang dimiliki Indonesia” ucapnya dalam webinar dengan tema “Membangun Ekosistem Keamanan Nasional Mewujudkan Indonesia Tangguh” yang digelar Strategi Institut dikutip dari tribunnews.com Kamis, (1/7).

Meskipun demikian menurutnya Indonesia saat ini belum memiliki sistem informasi yang mumpuni sehingga intervensi pihak asing masih sering terjadi melalui media teknologi informasi.

“Indonesia belum memiliki sistem informasi yang mumpuni yang harus melibatkan governor, end user, telco dan sektor private hingga terwujud sebuah IT great wall”, ujarnya.

“Kesinergian IT ini diharapkan dapat menjaga Indonesia dari gangguan baik dari dalam maupun luar. Walaupun pandemi COVID-19, sosialisasi Pancasila harus dapat dilakukan karena yang dapat menyatukan bangsa Indonesia adalah Pancasila’, sambungnya.

Akademisi Universitas Padjajaran Prof. Muradi menyebut integritas keamanan nasional saat ini belum sempurna karena masih adanya pencurian data base yang marak di Indonesia.

“Sistem integritas keamanan nasional belum sempurna, ada yang perlu diclearkan, seperti pencurian data base”, ucapnya.

Menurutnya tata kelola Undang-undang keamanan nasional harus diperjelas fungsinya. Selain itu isu-isu di dalam negara harus dibendung, utamanya agar fokus negara tidak buyar ketika ada intervensi pihak asing.

“Payung besar Undang-undang Keamanan Nasional harus clear diantara aktor keamanan, tata kelola harus diperjelas, jangan memunculkan isu dari dalam karena akan membuat tidak akan fokusnya pengelolaan ancaman dari luar”, sarannya. (ER)