BPIP Sosialisasikan Pancasila Melalui Bedah Musik Kebangsaan


Depok:- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sosialisasikan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda di Universitas Indonesia (UI). Kegiatan dengan tema Bedah Musik Kebangsaan itu dilaksanakan pada, Rabu (16/12). Kegiatan membedah lagu kebangsaan ini merupakan bagian dari strategi BPIP untuk mensosialisasikan sekaligus menanamkan jiwa kebangsaan melalui musik kepada generasi muda. 
 
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BPIP terus mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama dalam rangka penciptaan konten positif diantaranya musik. 

"BPIP terus mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama dengan berbagai pihak terutama dalam rangka penciptaan konten-konten positif dan media edukasi alternatif yang sesuai dengan gaya anak muda dan bermuatan nilai-nilai Pancasila, di antara media edukasi alternatif yang dekat dengan anak muda adalah musik," kata Yudian, dalam siaran persnya.
 
Selanjutnya Kepala BPIP berpesan kepada seniman untuk saling menguatkan pesan kebangsaan. 

"Saya dulu sangat ingin bisa menyanyi. Tapi saya sadar bakat saya tidak di situ. Makanya, perbedaan bakat itu untuk menguatkan satu sama lain. Saya bisa pidato, tapi nggak bisa menyanyi. Kawan-kawan seniman pintar bikin lagu. Makanya kita bekerja sama untuk saling menguatkan pesan kebangsaan," kata Yudian. 

Musik adalah instrumen universal yang sangat efektif untuk dijadikan alat penyampai pesan, bahkan lebih dari itu musik juga diyakini dapat menjadi media untuk melakukan internalisasi nilai-nilai kepada pendengarnya. Oleh karena itu BPIP mengangkat tema musik demi membangkitkan kembali nilai-nilai Pancasila dan Kebangsaan di kalangan muda. 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Pusat Studi Jepang, UI dengan ILUNI FIB UI, BPIP bekerjasama dengan Synergy for Indonesia dan Indonesia Care yang telah menelurkan satu album kebangsaan berjudul Nyanyian Rumah Indonesia.(**)