Saat Pandemi COVID-19, BPIP: Masyarakat Bisa Terapkan Nilai Pancasila


Jakarta;- Wakil Ketua Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan di masa pandemi Covid-19, implementasi Pancasila sudah banyak diterapkan oleh masyarakat. Saat ini, kata dia, masyarakat sudah sadar gotong royong dan saling tolong menolong terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Saat pandemi Covid-19 ini masyarakat sudah banyak menetapkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong," kata Hariyono dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 September 2020.

Hariyono menjelaskan, gotong royong yang dilakukan masyarakat itu merupakan bukti implementasi nilai-nilai Pancasila. Karena, sambungnya, orang sudah mulai saling tolong menolong membantu masyarakat yang membantu warga yang terdampak Covid-19.

"Tetangga saling tolong menolong. Tidak ada pada saat menolong ditanya terlebih dahulu etnisnya, agamanya apa, kan tidak. Mereka langsung menolong tanpa melihat hal tersebut," kata dia.

Hariyono juga menilai kearifan lokal yang dimiliki Indonesia sebagai basis penguatan Pancasila. Karena menurutnya, kearifan lokal yang beragam di Indonesia merupakan kekayaan budaya yang mengandung kebijakan dan pandangan hidup.
Selain budaya gotong royong, kata dia, adat istiadat, silaturahmi dan lainnya, kearifan lokal juga dapat digali di masyarakat dari berbagai hal dengan gerakan-gerakan yang dilakukan sehari-hari. Salah satu contohnya memanfaatkan sumber makanan yang berdasarkan bahan pangan lokal.

"Untuk mengamankan Pancasila bisa digali dari berbagai hal dalam masyarakat, salah satunya kearifan lokal," kata Hariyono.

Sumber: Tempo.co