Covid-19 Cepatlah Berlalu; Marilah Memohon Kepada Dia, Sang Pemilik Kehidupan


Jakarta (14/05/2020) - Sejak zaman purba, manusia yang mendiami bumi Nusantara suka berTuhan. Itulah yang membuat dasar negara kita Pancasila memiliki spirit ke-Illahian atau ke-Tuhanan. Pancasila mengandung unsur filsafat barat yang sangat rasional, juga dijiwai oleh filsafat timur yang mengandalkan intuisi dan sangat dekat dengan pengalaman spiritual ciptaan mendekatkan diri kepada Sang Penciptanya.
Sebagai Bangsa yang Ber-Tuhan, Indonesia selalu berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Terutama saat dalam masa-masa sulit dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu dalam menghadapi pandemi Covid-19 (virus corona), Rakyat dan Bangsa Indonesia sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini cepat berlalu.
Salah satu contoh adalah dilakukannya doa kebangsaan dan kemanusiaan. Ini  dilakukan oleh para tokoh agama lintas iman untuk memohon pertolongan dari Tuhan Yang Maha Rahim, dan upaya bersama memohon kuasa Ilahi ikut campur tangan dalam meneguhkan bangsa Indonesia. Sehingga Bangsa Indonesia memiliki jiwa yang tabahan, dan memiliki keyakinan pandemi Covid-19 bisa diatasi.
Sebagai Bangsa yang senang Ber-Tuhan, diharapkan melalui doa dan upaya ilmu pengetahuan kita beriktiar untuk bersatu padu dalam gerak bersama mengatasi pandemic Covid-19 ini. Kita yakin doa, kemampuan ilmu pengetahuan serta kekuatan akal budi yang diberikan Tuhan Yang Maha Pengasih, cara untuk mengatasi pandemi Covid-19 pasti akan ditemukan.
 
Doa dan iktiar adalah senjata kita dalam upaya untuk mengatasi pandemik Covid-19. Sembari menunggu ditemukannya vaksin Covid-19 yang saat ini sedang diteliti dan diuji oleh para ahli. Pemanfaatan sarana medis secara maksimal, juga turut membantu dalam upaya penemuan vaksin anti Covid-19, serta sebagai bentuk upaya proaktif agar Covid-19 bisa diatasi.
Kita yakin  dan percaya, semua kesulitan bisa dihadapi dengan proaktif dan berusaha memanfaatkan ilmu pengetahuan. Tuhan Yang Maha Esa pasti akan menolong Bangsa Indonesia. Bangsa yang tak henti-henti memuja-Nya. Selain itu, semangat bersatu dan bergotong royong disertai keyakinan akan pertolongan Tuhan Yang Maha Rahim, akan mengeluarkan Bangsa Indonesia dari pandemi ini.
Doa bersama yang dilakukan para tokoh agama lintas iman, merupakan wujud iktiar dan bentuk proaktif dari bangsa ini untuk terus menerus berdoa. Doa yang diiringi dengan iktiar meyakini kemampuan ilmu pengetahuan serta teknologi kedokteran, akan membuat kita bisa mengatasi pandemi ini bersama.
Kegiatan doa bersama tokoh agama lintas iman, sejalan dengan upaya yang dilakukan semua komunitas keagamaan dunia lewat seruan Imam Besar Al-Azhar Mesir Ahmed Al-Tayeb dan Bapa Suci Paus Fransiskus. Kita yakin pertolongan Tuhan Yang Maha Pengasih akan indah pada waktu-Nya. (Ams)