Ini Pesan Mantan Anggota NII Kepada Organisasi Kemasyarakatan


Yogyakarta;- Mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan mengatakan kelompok radikalisme dan intoleransi di Indonesia terus berkembang. Bahkan menurutnya kelompok tersebut telah menjelma menjadi organisasi yang berpura-pura baik kepada masyarakat padahal sebaliknya.

Pendiri NII crisis center itu juga mendorong kepada Organisasi kemasyarakatan di Yogyakarta untuk kritis dan berani untuk melawan, karena keberadaan organisasi radikal juga telah mencoreng nama baik ormas yang memiliki ideologi Pancasila.

"Tantangan kita memang cukup berat, karena kelompok radikalisme saat ini sudah bermetamorfosa seperti ormas-ormas yang pro terhadap ideologi Pancasila, padahal tujuannya berbeda", ucapnya saat menjadi narasumber pada kegiatan pendidikan dan pelatihan pendidikan ideologi Pancasila bagi ormas di Yogyakarta, (9/9/2020).

Ken juga mengatakan doktrinisasi kelompok radikalisme dan intoleransi dilakukan secara masif di lingkungan masyarakat, tingkat sekolah sampai perguruan tinggi. Untuk menangkal hal tersebut dirinya berharap organisasi kemasyarakatan berperan aktif dalam pencegahan dengan cara nilai-nilai Pancasila.

"Kelompok radikal kan melakukan doktrinnya dengan cara masif, kita juga jangan mau kalah dengan mereka, sehingga pencegahannya harus dilakukan masif dan membumikan Pancasila", ucapnya.

Dirinya juga mendorong peran pemerintah untuk menindak tegas kelompok yang terindikasi dalam radikalisme yang mengatasnamakan ormas dan tidak berasaskan Pancasila.

"Saya harap pemerintah tegas, dalam menindak kelompok radikal itu dengan menggunakan undang-undang ormas, jangan sampai ada pembiaran, seolah-olah mereka benar, tapi faktanya mereka bertolak belakang dengan ideologi Pancasila", jelasnya. (ER)