BPIP DAN MPR RI GALANG DANA BANTUAN LAWAN COVID-19


Penyebaran Coronaviruse Disease (Covid-19) yang semakin meluas di tanah air telah berdampak luas di mana jumlah korban positif Covid-19 dan wafat terus bertambah setiap harinya. Selain itu, penyebaran Covid-19 juga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya pada masyarakat menengah kebawah. Masyarakat menengah bawah yang pada dasarnya menggantungkan hidup pada

Penyebaran Coronaviruse Disease (Covid-19) yang semakin meluas di tanah air telah berdampak luas di mana jumlah korban positif Covid-19 dan wafat terus bertambah setiap harinya. Selain itu, penyebaran Covid-19 juga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya pada masyarakat menengah kebawah.

Masyarakat menengah bawah yang pada dasarnya menggantungkan hidup pada kegiatan sektor informal seperti menarik ojek, berdagang di kaki lima atau sebagai pekerja harian langsung terkena dampak pendapatan kesehariannya, sehingga banyak yang tidak bisa memenuhi kehidupan dan kebutuhan sehari-hari, terutama sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menyadari hal tersebut, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) berserta para tokoh bangsa berinisiatif untuk mendorong dan melaksanakan semangat gotong royong dan solidaritas dengan mengajak Telkomsel (BUMN), PT Gojek, Yayasan Kitabisa  dan KADIN Indonesia untuk bersama-sama menggalang dana untuk melawan Covid-19,

Untuk itu, melalui program donasi lewat pemotongan pulsa Telkomsel yang diluncurkan pada Selasa, 14 April 2020 di Gedung MPR/DPR RI. Selama 3 (tiga) bulan dari April-Juli 2020, para pelanggan Telkomsel dapat memberikan donasi melalui pulsa yang mereka miliki dengan mengetik *811#. Setelah itu akan muncul teks “Anda akan memberikan donasi MPR-RI & BPIP peduli lawan Covid-19 melalui Kitabisa dengan deposit prabayar/tagihan pascabayar senilai: 5 rb, 10 rb, 20 rb atau 25 rb”.

Sebagai sasaran awal, donasi yang diperoleh akan digunakan untuk membantu pengemudi ojek online yang terdampak langsung. Namun demikian nantinya diperluas kepada pedagang kaki lima, mahasiswa, pengemudi taksi dan angkutan lain-lain yang membutuhkan dalam bentuk pulsa secara sistem yang dapat mereka belanjakan kebutuhan pokok dimana saja melalui gopay.

Di luar program donasi berupa pemotongan pulsa, donasi juga diharapkan didapat dari sebagian atau keseluruhan gaji anggota MPR RI dan para pengusaha yang tergabung dalam KADIN Indonesia.

Menanggapi iniaistif program donasi, Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi mengemukakan bahwa program tersebut sejatinya merupakan perwujudan dari semangat gotong royong yang didasarkan pada kearifan lokal yang hidup di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Semangat tersebut terbukti tidak luntur meski dihadapkan pada nilai-nilai dan ideologi asing yang coba mempengaruhi kehidupan masyarakat dan berbangsa Indonesia.

Ditambahkan oleh Prof Yudian bahwa melalui penggalangan dana, kita semua bergotong royong, bahu membahu masyarakat ekonomi lemah yang terdampak Covid-19. Pada saat yang bersamaan, kegiatan ini juga merupakan perwujudan dari rasa kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 yang berlangsung lama.