BPIP: Publik Diimbau tidak Mudah Terkecoh dengan Alat Transaksi Jual Beli


Jakarta:- Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo mengimbau masyarakat tidak mudah terkecoh dengan alat transaksi jual beli di Indonesia.
 
Ia juga menegaskan masyarakat harus tau dan mendapatkan informasi yang benar, bahwa alat transaksi keuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sah adalah rupiah.
 
"Pertama publik harus pendapatan informasi yang benar bahwa alat transaksi keuangan sah adalah rupiah", tegasnya saat dihubungi Kamis, (4/2).
 
Dirinya juga berharap masyarakat Indonesia tidak terkecoh dengan janji dan iming-iming apapun yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
 
"Di harapan publik tidak mudah terkecoh dengan janji surga dan iming tidak bisa dipertanggungjawabkan", harapnya.
 
Romo Benny juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan kepada yang berwajib, jika ada hal apapun yang mencurigakan tidak sesuai dengan perundang-undangan, adat istiadat dan norma-norma Kesusilaan.
 
"Kedepan ada hal yang mencurigakan masyarakat diharapkan melaporkan  pihak yang berwajib", imbaunya.
 
Ia juga mengapresiasi penegak hukum, karena sudah turun tangan dan menindaklanjuti kasus tersebut.
 
"Sanksi harus ditegakkan terhadap semua ketentuan perundang-undangan yang berlaku maka penting publik diajak mentaati  regulasi", tutupnya. (ER)