Pesan Buya Syafi'i ke Jokowi: Jangan Pilih Menteri Kacau


Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Syafi'i Maarif melakukan pertemuan secara tertutup dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung cukup singkat tersebut, Buya Syafi'i mengaku membicarakan struktur kabinet pemerintahan Jokowi di periode kedua pemerintahan mulai Oktober mendatang.

Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Syafi'i Maarif melakukan pertemuan secara tertutup dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung cukup singkat tersebut, Buya Syafi'i mengaku membicarakan struktur kabinet pemerintahan Jokowi di periode kedua pemerintahan mulai Oktober mendatang.

"Soal menteri. Pilih kabinet yang bagus, yang betul-betul. Partai juga boleh, tapi orang yang profesional, punya integritas," kata Buya, Kamis (19/9/2019). Idealnya, menurut Buya, struktur kabinet Jokowi di periode kedua diisi dengan orang yang betul-betul integritas, berkompeten dan profesional. Baik itu dari kalangan partai, maupun kalangan profesional. "Boleh dari partai ndak papa, tapi yang setia kepada Presiden. Jangan yang bikin kacau," kata Buya.
Pernyataan Buya Syafi'i muncul di tengah kasus korupsi yang menimpa sejumlah jajaran kabinet Jokowi periode pertama. Mulai dari Menteri Sosial Idrus Marham dan terbaru Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Tak hanya itu, Menteri Agama Lukman Hakim bahkan saat ini tengah berurusan dengan otoritas hukum karena diduga menerima suap atas kasus jual beli jabatan.