Tantangan Makin Besar, Pegawai BPIP Diminta Rapatkan Barisan


Jakarta:-Pegawai dan Pimpinan di lingkungan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) diminta untuk merapatkan barisan. Mengingat saat ini semakin besarnya tantangan terhadap Ideologi Negara (Pancasila).
 
Menurut Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina, S.H., S.E., M.M selain ada yang ingin mengganti Ideologi Pancasila dengan ideologi lain, tantangan besar lainnya adalah paham radikalisme, terorisme, tindak pidana korupsi, narkoba, bencana alam dan Pandemi COVID-19.
 
"Tentu saja ini tidak mudah bagi BPIP untuk melaksanakan tugas, melaksanakan pembinaan Ideologi Pancasila kepada masyarakat", ujarnya saat menyampaikan amanat Apel Pagi Senin, (13/9).
 
Ia mengaku harapan publik terhadap BPIP sangat tinggi terutama dalam menjaga dan Pembinaan Ideologi Pancasila.
 
"Harapan publik terhadap BPIP sangat tinggi, oleh karenanya segenap pegawai dan pimpinan di lingkungan BPIP kita semua harus menjadi teladan dan kuncinya hanya bersatu, rapatkan barisan dan melakukan pengendalian diri dengan sebaik baiknya", tegasnya.
 
Dalam kondisi pandemi COVID-19 ini banyak cara untuk melakukannya yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang saat ini berkembang.
 
"Pandemi ini jangan menjadi hambatan masih banyak cara yang bisa kita lakukan baik secara virtual maupun secara fisik dengan mengikuti protokol kesehatan", ujarnya.
 
"Terjun ke masyarakat melayani dengan sebaik baiknya, kerja cepat, kerja tepat dan lakukan yang berdampak bagi masyarakat secara positif", sambungnya.
 
Dalam penutupan amanatnya ia berharap pegawai dan pimpinan di lingkungan BPIP untuk terus menguatkan komitmen konsensus para pendiri bangsa.
 
"Marilah kita berdo'a juga kepada pencipta supaya kita dan Indonesia bahagia, Kuatkan komitmen sebagaimana konsensus kebangsaan mengekal kepada seluruh bangsa berjanji Indonesia abadi", tutupnya. (ER)