BPIP dan Pemerintah Kota Palu Teken Nota Kesepahaman Tentang Pembumian Pancasila


Jakarta:- Badan Pembinaan ideologi Pancasila (BPIP) dan Pemerintah Kota Palu meneken nota kesepahaman tentang pembumian Pancasila. Acara Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BPIP, Prof. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D beserta jajaran dan Walikota Palu H. Hardianto Rasyid, S.E beserta jajaran di ruang rapat utama Gedung BPIP, Kamis (10/6).

Dalam sambutannya Walikota Palu mengucapkan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kepala BPIP beserta jajarannya yang telah menerimanya dengan baik sekaligus berharap dengan nota kesepahaman ini, Pemerintah Kota Palu mampu menguatkan tatanan masyarakat Kota Palu yang Pancasilais.

Hardianto menyadari bahwa Provinsi Sulawesi Tengah terutama beberapa kabupaten seperti Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi masih mengalami sentimen-sentimen keagamaan yang kencang seperti tindakan kekerasan fisik maupun psikis, hingga tindakan yang bisa menghilangkan jiwa seseorang.

Oleh karena itu, Hardianto berharap dengan penandatanganan nota kesepahaman ini mampu membangkitkan kerja-kerja Pemerintah Kota Palu di masa kepemimpinannya.

“MoU ini akan mewarnai kerja-kerja pemerintah tahun depan, kami berharap penguatan SDM khususnya terkait pembinaan ideologi Pancasila bisa terserap dan terejawantahkan dengan baik. Sehingga dalam masa saya akan terjadi perubahan lebih baik dan Kota Palu bisa menjadi contoh yang baik atas keberagaman serta menjadi pintu perdamaian”, pungkasnya.

Sementara dalam arahannya, Kepala BPIP mengharapkan Kota Palu bisa menjadi contoh dalam pembumian Pancasila dengan tetap menjaga akar sejarah bangsa.

“Bahwa pada waktu yang lalu, pluralitas menjadi keniscayaan bagi bangsa kita. Sehingga esensi dan cara untuk melaksanakan perintah Tuhan kepada kita yaitu gotong royong dalam membangun peradaban yang pada intinya kita bisa menjadi saudara se-konstitusi, saudara seiman, dan saudara sebangsa”, tutupnya. (FAW)