Ridwan Kamil: Pancasila BIsa Kita Tawarkan Menjadi Ideologi Dunia


Jawa Barat:- Di tengah peringatan Hari Lahir Pancasila, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pancasila sebagai ideologi Republik Indonesia banyak mendapat apresiasi dari bangsa lain.

 

“Pancasila sebenarnya bukan hanya menjadi ideologi Indonesia, tetapi bisa kita tawarkan menjadi ideologi dunia,” ungkap dia dalam acara “Pancasila untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia dan Kepedulian Rakyat Palestina” yang digelar Institut Pembangunan Jawa Barat atau Injabar Universitas Padjadjaran, Selasa (1/6), seperti dirangkum dari laman Unpad.

 

Ia menjelaskan, Presiden Soekarno pernah menyampaikan ideologi Pancasila saat berpidato di depan dewan perwakilan rakyat Amerika Serikat. Kala itu, Soekarno menerjemahkan Pancasila dengan bahasa yang sederhana. Ia menyampaikan konsep believe in God, humanity, nationalism, democracy, and social justice. Lima konsep yang diambil dari terjemahan sila Pancasila ini dinilai menjadi dasar yang universal.

 

Sayangnya, lanjut Ridwan Kamil, ideologi Pancasila saat ini belum terefleksikan dengan baik di tengah masyarakat Indonesia. Ia mengatakan, persoalan utama bangsa Indonesia saat ini adalah mudah terjadi pertengkaran di antara masyarakat.

 

Menurut Ridwan Kamil, persoalan ini disebabkan oleh didikan lingkungan yang kerap memasalahkan perbedaan.

 

“Pertengkaran itu datang dari kelompok yang melihat perbedaan bukan sebagai rahmat tapi sebagai sumber kebencian. Kita dipaksa harus sama, padahal orang kembar pun seleranya bisa beda,” kata dia.

 

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mengatakan, Pancasila mengandung makna luar biasa, terlebih di tengah situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.

 

“Dalam konteks kekinian, Pancasila membimbing kita untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan kolaborasi,” kata Sandiaga.

 

Pandemi COVID-19 memaksa seluruh masyarakat untuk meningkatkan kemampuan diri dan daya tahan sebagai bagian dari perjuangan. Karena itu, Pancasila memberikan landasan penting bagi perjuangan bangsa Indonesia melawan pandemi.

 

“Pancasila hadir memberikan landasan, yaitu berketuhanan, memiliki jiwa kemanusiaan, saling bersatu, bagaimana mencapai musyawarah, serta bagaimana mewujudkan keadilan sosial dan keadilan digital,” ujarnya. (APK/ER)