BPIP Optimis Nilai SAKIP dan Laporan Keuangan TA 2020 Capai Terget


Bogor:- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) optimis nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan laporan keuangan mencapai target dan memuaskan.

Kepala Biro Pengawasan Internal BPIP Abbas, S.H., M.H menjelaskan sebelumnya nilai SAKIP hanya mencapai 68,8 atau (B) sedangkan untuk tahun ini ditargetkan nilai 70 ke atas atau (BB) sesuai dengan target Renstra.

"Tinggal sedikit saja sebenarnya dan kita optimis akan raih target sesuai Renstra 5 tahunan itu", jelasnya usai menutup kegiatan sosialisasi penguatan SAKIP di Bogor, (29/4).

Dirinya berharap dengan penguatan sosialisasi kepada pegawai di lingkungan BPIP ini, para pegawai dapat mengoptimalkan kinerja dan pelaporan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Ia bahkan optimis selain SAKIP laporan keuangan BPIP tahun anggaran 2020 dibawah Biro Perencanaan dan Keuangan BPIP kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan bisa disandingkan.

"Ya kami dengan biro renkeu berharap jika SAKIP ini memenuhi target, maka bisa menyandingkannya dengan laporan keuangan yang ditergetkan raih opini WTP lagi", jelasnya.

"Mudah-mudahan ini menjadi suatu kado terindah, dari tekad bersama seluruh pegawai BPIP", sambungnya.

Ia menegaskan selain capaian nilai yang diraih, yang paling penting adalah optimalisasi dalam implementasi sistem tersebut dalam berkinerja.

"Selain capaian nilai yang normatif tadi yang paling penting adalah implementasi di lapangan, sehingga SDM di BPIP ini betul-betul paham dengan tupoksinya sehingga Reformasi Birokrasi di lingkungan BPIP dapat tercapai", tegasnya.

Ia mengakui sejauh ini masih terdapat aspek yang belum maksimal dalam pola bekerja salah satunya pola kerja berbasis IT atau digitalisasi, sehingga perlu sinergitas antar unit di BPIP.

Sementara itu Kepala Biro Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet Hendry Prihandono, S.Kom., M.Kom mengatakan kunci keberhasilan pelaksanaan SAKIP adalah jika seluruh entitas menjalankan perannya dengan mendukung tercapainya tujuan organisasi.

"Pelaksanaan SAKIP akan berhasil, apabila seluruh entitas menjalankan perannya dengan berkinerja yang mendukung tujuan organisasi", ujarnya.

Ia bahkan mengajak kepada seluruh pegawai berkomitmen, sistem tersebut tidak hanya sebagai keinginan melainkan dijadikan sebagai kebutuhan bersama sebagai penunjang keberhasilan organisasi.

"Kita harus berkomitmen dulu, bahwa SAKIP ini tidak hanya sebatas keinginan, melainkan kebutuhan", tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama juga hadir Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan BPIP Tonny Agung Arifianto, S.E., M.A.B dan narasumber secara daring Koordinator Analis Kebijakan Madya Gempar Ganefianto, S.E Kemenpan RB, Analis Kebijakan Pratama Kemenpan RB. (ER)