PPI Didorong Jadi Benteng Pertahanan Pancasila


Jakarta:- Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) DR.(H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri mendorong Purna Paskibraka Indonesia (PPI) untuk menjadi benteng Pertahanan Pancasila. Menurut Purna Paskibraka Indonesia tahun 1965 itu tidak sedikit orang yang ingin merubah Pancasila dan bendera merah putih.

"Karena saya tahu banyak orang dan beragam paham yang ingin merubah Pancasila", ucapnya saat memberikan arahan dan pembekalan Hari ulang tahun PPI ke-31 Senin, (21/12).

Presiden Republik Indonesia ke-5 itu juga berpesan kepada Purna Paskibraka Indonesia untuk mengingat para pahlawan yang membuat sejarah dalam perjuangannya.

"Kalian itu dipilih bukan hanya pintar bukan hanya cerdas, tapi disini ada Pancasila bhineka tunggal ika, Itu yang harus dijaga", terangnya.

Dirinya juga berharap jika sudah masuk dalam paskibraka maka jangan main-main.

"Jadi jangan main-main dengan paskibra, kalau kewajiban kalian sebagai paskibra maka harus mempertanggungjawabkannya", ujarnya.

Selain itu PPI juga ditekankan untuk bergerak dinamis saling menolong dan bergotong royong dalam mengimplementasikan Pancasila.

"Dengan PPI ini kalian harus bergerak melakukan hal-hal dinamis, membantu rakyat miskin akibat penjajahan", tegasnya. "Negara kita ini terlalu kaya raya, maka pemudalah itu harus bangkit bersatu membangun Bangsa dan Negara", sambungnya.
 
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Antonius Benny Susetyo menyambut baik dengan kerjasama PPI dan BPIP.

"Menurut saya ini langkah yang tepat karena PPI yang memiliki 2 ribu lebih anggota di berbagai penjuru nusantara ini sangat berpengaruh untuk membumikan nilai-nilai Pancasila", terangnya.

Ia menilai PPI memiliki komitmen dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam aktualisasi Pancasila.

Dirinya juga berharap ke depan mitra PPI dan BPIP terus dilakukan terutama dalam pembekalan nilai-nilai Pancasila kepada anggota Paskibraka dan PPI.

Ketua PPI Gousta Feriza, SH, MH berkomitmen untuk mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup.

"Saya selalu mendorong kepada anggota paskibraka dan seluruh purna paskibraka harus menjadi benteng Pancasila dan duta Pancasila dalam mengarusutamakan", ujarnya.

Dirinya juga mengaku PPI dari sabang sampai merauke akan menyusun program-program dan kegiatan bersama BPIP dalam penguatan nasionalisme.

Dalam kesempatan yang sama hadir juga kepala BPIP Prof. Drs. K.H Yudian Wahyudi, M.A. PhD, Sekretaris Utama BPIP DR. Drs. Karjono, S.H., M.Hum, JPT Pratama di lingkungan BPIP, pengurus PPI Pusat dan 2 ribu lebih anggota PPI se-Nasional. (ER)