BPIP Gandeng Rans Launching Lorong Waktu Si Aa


Jakarta:- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggandeng Rans Entertainment dalam membumikan Pancasila. Pembumian Pancasila ini dilakukan dalam bentuk kartun animasi "Lorong Si Aa". Dimana dalam film tersebut dibuat guna memberikan pemahaman kepada masyarakat tentunya kepada keluarga dalam mempraktekkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari hari. 
 
Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi mengatakan, hiburan seperti ini harus dikedepankan terutama untuk anak anak usia dini. Penanaman nilai Pancasila kepada anak-anak dan juga keluarga Indonesia.
 
"Kami sangat yakin betul kita sampaikan bahwa pembumian Pancasila ini akan lebih mudah diterima oleh masyarakat Indonesia terutama bentuk dan tubuh yang tadi kalau ini sudah 10-20 tahun dari situ harapan kami akan lahir satu generasi yang kembali sadar Pancasila sebagai falsafah negara yaitu sebagai Pancasila", Ucap Prof. Yudian saat menghadiri "Launching Perdana Lorong Si Aa" Selasa, (15/12). 
 
Prof. Yudian menjelaskan, sesuai arahan Presiden dalam pembumian Pancasila terhadap masyarakat Indonesia sangat diperlukan pendekatan seperti ini. Dia meyakini pendidikan moral melalui kartun animasi untuk anak usia dini sangat diperlukan sekali. Yudian mencontohkan, saat kegiatannya di rumah bersama cucunya selalu mengajarkan nilai-nilai Pancasila di rumah. 
 
"Tadi mas Raffi menyebut punya anak dirumah Rafathar, saya dirumah bersama cucu-cucu saya juga paling senang menonton animasi. Tentu dengan diluncurkan animasi lorong si Aa sangat memungkinkan sekali Pembumian Pancasila sesuai amanat Presiden bisa terbentuk dengan cepat", jelasnya. 
 
Sementara itu Raffi Ahmad selaku pembuat animasi Lorong waktu si Aa mengatakan, sangat berterima kasih sekali bisa berpartisipasi dalam menanamkan nilai nilai Pancasila kepada masyarakat. 
 
"Saya merasa senang dan bangga, bahwa dengan diluncurkannya Lorong Waktu Si Aa ini dapat memberikan banyak dampak kepada masyarakat Indonesia," jelasnya. 
 
Raffi mengatakan melalui lorong waktu si Aa ini anaknya Rafathar dan keluarga banyak belajar tentang Pancasila dalam kehidupan sehari harinya. Dan ia pun berharap hal yang sama bisa dirasakan masyarakat Indonesia khususnya untuk anak generasi muda dan milenial akan pemahaman nilai-nilai Pancasila.
 
"Rafatar tuh anaknya aktif banget, kami sebagai orang tua juga jadi banyak belajar juga tentang Pancasila, karena Rafathar selalu nanya presiden kitakan pak Jokowi kok ada pak soekarno, ya contoh begitulah kira-kira yang ditanya Rafathar", paparnya. 
 
Selain itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan mengapresiasi langkah BPIP dan Rans yang sudah mengamanatkan Pembumian Pancasila kepada masyarakat Indonesia.
 
"Ya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh BPIP terkait pembumian Pancasila sangat penting dalam kehidupan saat ini". Jelasnya (BM)