BPIP Susun Pedoman Diklat PIP Kepada Pengajar Paud, Generasi Milenial dan Komponen Masyarakat


Bandung:- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) susun Pedoman Diklat  kepada pengajar PAUD, Generasi Milenial dan Komponen Masyarakat. Penyusunan kegiatan tersebut merupakan upaya dialog strategis dengan para pemangku kepentingan untuk membangun semangat gotong royong nasional dalam pembumian nilai-nilai Pancasila. 

Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dr. Baby Siti Salamah, M.Psi., mengatakan, hal ini sejalan dengan apa yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo, sebagaimana disampaikan dalam Presidential Lecture  pada 3 Desember 2019 lalu. 

"Pembumian nilai-nilai Pancasila bagi seluruh komponen bangsa, terutama bagi generasi muda penerus bangsa, agar dapat mewujudkan SDM Unggul sebagai kunci keberhasilan menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila di masa mendatang." Terang Beby saat melaksanakan Diskusi Kelompok Terpumpun "Penyusunan Pedoman Diklat PIP Bagi Pengajar PAUD, Generasi Milenial, dan Komponen Masyarakat" (11/11).

Beby menjelaskan saat ini Indonesia sedang memasuki era bonus demografi. Dimana, saat ini penduduk Indonesia didominasi generasi muda. Maka dari itu, sebagai Sumber Daya Manusia yang unggul harus segera diberikan penanaman nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda penerus bangsa. 

"Salah satu upaya strategis dalam rangka mewujudkan sinergitas dan gotong-royong dalam pembumian nilai-nilai Pancasila adalah dengan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila (Diklat PIP). Untuk menunjang Diklat PIP tersebut perlu disusun suatu Pedoman Diklat PIP. " Tutur Beby. 

Psikolog klinis itu juga mengaku bahwa pedoman diklat PIP merupakan suatu komponen yang wajib dipenuhi dan salah satu bahan utama dalam menyelenggarakan diklat PIP.

"Diskusi yang kita selenggarakan saat ini bertujuan untuk menyusun Pedoman Diklat PIP Bagi Pengajar PAUD, Generasi Milenial, dan Komponen Masyarakat Lainnya. Dalam diskusi kali ini, kami mengharapkan masukan dari Bapak dan Ibu Narasumber dan peserta." Jelasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Utama BPIP  Dr. Drs. Karjono, S.H., M.Hum. mengatakan penyusunan diklat PIP tersebut sangat berguna untuk Pegawai Negeri Sipil untuk menentukan standar dalam pengadaan diklat untuk membumikan pancasila dengan cara bergotong-royong.

"Output diklat itukan bisa berupa sertifikasi dan akreditasi, jadi bagi PNS yang melakukan diklat semuanya sudah diatur oleh undang-undang menggunakan APBN serta standarisasi dan kurikulum diklat pun sudah diatur dalam peraturan BPIP." Jelasnya.(BM)