Try Sutrisno Tegaskan Pancasila Sebagai Basis dan Orientasi Arah Kebijakan PIP


Tangerang Selatan:- Wakil Ketua Dewan Pengarah Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno menegaskan Pancasila perlu menjadi basis sekaligus orientasi dalam Penyusunan Arah Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila

Wakil Presiden Republik Indonesia Ke-6 itu menjelaskan Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup sebagaimana topik utama dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

"Sebagaimana kita ketahui Pancasila sebagai dasar Negara, sebagai topik utama dalam sidang BPUPKI dan satu-satunya anggota yang berhasil mengulas dasar Negara secara komprehensif adalah Ir. Soekarno", tegasnya saat menjadi narasumber pada Forum Group Discussion Penyusunan Arah Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila, Rabu (21/10) di Tangerang Selatan.

"Posisi Pancasila sebagai dasar negara sebagai pandangan hidup dan ideologi Negara, Perlu menjadi basis sekaligus orientasi dalam menyusun arah kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila," tambahnya.

Kemudian dirinya mengingatkan Pancasila yang termaktub dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 itu harus menjadi pondasi dan benteng pertahanan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Bangsa Indonesia harus menyusun ketahanan Nasional dan kewaspadaan Nasional yang rapi dan mantap untuk mampu menjawab dan menyaring pengaruh-pengaruh yang dihadapi.

"Kemudian hal penting saya ingatkan kita tidak hanya hidup dalam ruang kosong, kita sekarang hidup dalam era globalisasi nasional, internasional dan rasional. Menghadapi perubahan perubahan besar dan cepat yang mengandung peluang dan tantangan", tegasnya.

Pancasila Bukan Milik Pemerintah Tetapi Milik Individu Bangsa Indonesia

Dalam kesempatan yang sama Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo mengatakan Pancasila bukan milik Pemerintah tetapi milik semua masyarakat Indonesia secara individu.

"Jangan sampai Pancasila ini hanya dimiliki "state" atau pemerintah, tetapi milik semua orang, nah itu yang kita harus geser," ucapnya.

Maka dalam Penyusunan Arah Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila ini dirinya berharap dalam lingkup materi mengedepankan digitalisasi atau Pancasila dalam era digitalisasi.

"Saya tambahkan di lingkup materi arah kebijakan ini salah satu tantangannya adalah era etika digitalisasi", ungkapnya.

Selain itu dirinya juga menekankan, Arah Dasar Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila harus jelas dalam Pembangunan Indonesia ke depan.

"Nah disini kita harus mampu merumuskan garis garis haluan Negara, garis-garis haluan Pancasila, dengan arah kebijakan Publik baik dibidang politik, agama, ekonomi, sosial maupun budaya", tutupnya. (ER)

Sumber Foto: https://nasional.kompas.com/