WUJUDKAN TUJUAN PANCASILA BUTUH KEMANUSIAAN


Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Rabu (11/3/2020) Kuliah umum yang bertema Penguatan Ideologi Bangsa dihadiri oleh lebih dari 100 orang yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa dan Calon Pegawai Negeri Sipil UIN Alauddin Makassar.

Makassar- Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Rabu (11/3/2020)
 
Kuliah umum yang bertema Penguatan Ideologi Bangsa dihadiri oleh lebih dari 100 orang yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa dan Calon Pegawai Negeri Sipil UIN Alauddin Makassar.
 
Dalam penjelasannya Yudian menjelaskan bahwa generasi milenial sekarang harus bangga dan bisa meneruskan perjuangan para pemuda tempo dulu yang memperjuangkan kemerdekaan.
 
"Sumpah pemuda salah satu bibit pemersatu bangsa yang bisa dikatakan mukzizat. Kata-kata singkat tapi bisa melumpuhkan siapapun yang melawan," ujar Yudian.
 
Selain itu Yudian juga menjelaskan bahwa sumber dan tujuan pancasila adalah dapat ditemukan di 6 kitab suci agama yang diakui secara konstitusional di Indonesia.
 
"Sumber dan tujuan Pancasila dapat ditemukan di 6 kitab suci agama yg ada di Indonesia. Jadilah Pancasila itu religius,"jelasnya
 
Yudian menambahkan bahwa untuk mewujudkan tujuan Pancasila perlu kemanusiaan.
 
"Untuk mewujudkan tujuan Pancasila diperlukan kemanusiaan. Jadi harus ada rasa kemanusiaan dalam diri masing-masing individu untuk bisa mewujudkan tujuan Pancasila," jelasnya.
 
Rektor UIN Alauddin Makassar Hamdan Juhannis berharap civitas akademika UIN Alauddin Makassar dapat memiliki pemahaman ideolgi Pancasila yang baik dan  BPIP berkenan memberikan kesempatan pembekalan dan kerjasama dalam penguatan Ideologi Pancasila untuk kedepannya.
 
"Kedepannya diharapkan BPIP berkenan memberikan pembekalan dan kerjasama dalam upaya penguatan Ideologi Pancasila  kepada civitas akademika UIN Alauddin Makassar," tutupnya