Berita

BPIP Wujudkan Pancasila Dalam Tindakan Melalui Donor Darah

BY Aris Heru Utomo . 2 Juni 2020 - 11:43

(Jakarta, 01/06/2020) – Dalam rangka memperingati hari kelahiran Pancasila ke-75, pada 1 Juni 2020 Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh 62 orang pendonor yang berasal dari pimpinan/pegawai BPIP dan perwakilan beberapa organisasi pemuda/komunitas yaitu Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Keluarga Besar Putra-Putri POLRI (KBPI), Komunitas Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI), Koperasi Indonesia Berkarya (Kinarya), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
“Sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab, kegiatan donor darah yang dilakukan di tengah peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki arti nilai yang sangat penting. Melalui donor darah kita memperlihatkan tindakan nyata berpancasila. Gotong royong dan saling tolong menolong menyumbangkan darah yang dimiliki untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan,” demikian disampaikan Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi dalam sambutan pembukaan kegiatan donor darah yang diselenggarakan di Gedung BPIP.
“Donor darah yang pada dasarnya dilakukan secara sukarela memperlihatkan bahwa kita memiliki sikap saling mencintai sesama manusia, mengembangkan sikap tenggang rasa, dan gemar melakukan kegiatan kemanusiaan yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Mewujudkan Pancasila dalam tindakan melalui donor darah. Motivasinya adalah memberi tanpa pamrih” tambah Kepala BPIP.
Menanggapi kegiatan donor darah BPIP, perwakilan UTD Provinsi DKI Jakarta Dr.dr Ni Ken Richie,M.Biomed, mengemukakan bahwa pelaksanaan donor darah yang dilakukan saat ini sangat tepat di tengah keterbatasan persediaan darah di tengah pandemi Covid-19.
“Di masa pandemi Covid-19 saat ini, stock darah berkurang hingga 80%. Padahal ketersediaan darah yang mencukupi sangat dibutuhkan oleh penderita Thalassemia, penderita kanker, ibu melahirkan, korban kecelakaan, dan sebagainya,” jelas Ni Ken Richie.
Pelaksanaan aksi donor darah di tengah pandemi Covid-19, yang belum tahu kapan akan berakhir, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, Setiap tempat tidur untuk pengambilan darah disemprot disinfektan setiap selesai digunakan pendonor sesuai standar penyelenggaraan donor darah yang ditetapkan Palang Merah Indonesia. Saat menunggu giliran untuk diambil darahnya, para pendonor pun ditempatkan dalam jarak aman, wajib menggunakan masker dan membersihkan tangan dengan sabun atau handsanitaizer yang telah disiapkan.
Selain melakukan kegiatan donor darah, sebelumnya sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial, BPIP antara lain juga telah melakukan kegiatan pemberian masker dan alat perlindungan diri kepada tenaga medis di sejumlah rumah sakit, pemberian sembako kepada tenaga kerja tidak tetap di sekitar BPIP dan penggalangan dana untuk kemudian disalurkan kepada yang berhak mendapatkan.(Dir SKJ)