Berita

BPIP Sebut Pancamain, Mempelajari Pancasila Melalui Cara Kekinian

BY Humas . 13 Desember 2021 - 19:36

Garut:- Permainan rakyat "Pancamain" adalah cara untuk mempelajari Pancasila yang dilakukan dengan cara kekinian serta memperhatikan kearifan lokal.
 
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina dalam Peluncuran Permainan Rakyat "Pancamain" di Sekolah Dasar Negeri 06-07 Sukamentri, Kabupaten Garut, Sabtu (11/12).
 
"Pada akhir 2020, kami bersama Bapak Presiden memperkenalkan permainan ini kepada seluruh rakyat Indonesia. Kita patut berbangga karena permainan tradisional di Indonesia menempati urutan terbanyak sedunia," tuturnya. 
 
Yang lebih membanggakan, lanjutnya, putra Jawa Baratlah yang melakukan kodifikasi itu. Beliau adalah Kang Zaini Alif, Ketua Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional.
 
"Ini adalah pemodelan pertama dari seluruh provinsi di Indonesia maka Jawa Baratlah yang pertama memodelkan permainan ini dalam dunia pendidikan," ungkapnya.
 
Ia berharap, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain. Karena, selain belajar Pancasila untuk pendidikan karakter, permainan ini juga diharapkan dapat membangkitkan ekonomi dengan sentra industri yang dibangun oleh masyarakat sekitar. 
 
"Semoga, Adik-adik juga semakin bahagia. Melalui bermain, kalian juga bisa sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Toleransi dibangun dari mulai bermain," harapnya.
 
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, pancamain bisa menjadi sebuah permainan edukasi. Karena, permainan tradisional yang dikonsep menjadi pancamain ini di dalamnya ada sisi atau masukan nilai-nilai Pancasila. 
 
"Lebih pada menumbuhkan karakter dalam rangka membentuk kepribadian Pancasila. Hal tersebut sangat penting, apalagi untuk generasi milenial. Permainan ini termasuk solusi untuk lepas dari game dan komputer," tuturnya. (BM)