Berita

BPIP Segera Luncurkan Animasi untuk Anak-Anak

BY Humas . 18 Mei 2022 - 09:57

Jakarta:- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) segera meluncurkan seri animasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD). Hal itu untuk mendukung buku bahan ajar mata pelajaran Pancasila.
 
Staf Khusus Ketua Dewan Pengaran BPIP Antonius Benny Susetyo menyebut, animasi tersebut adalah salah satu cara untuk pembangunan karakter anak-anak Indonesia.
 
"Kita ingin menyentuh anak-anak dengan goresan, sehingga mereka memiliki tabu rasa, kedalaman pengetahuan. Bukan hanya sekedar hafalan, tetapi juga (nilai Pancasila) menjadi perilaku hidup sehari-hari, sehingga menjadi sangat luar biasa," jelasnya di acara Review Video Pendukung Kajian Implementasi PIP Bagi Pendidikan Formal di Jakarta Selasa, (17/05).
 
Ia juga mengatakan dunia media sosial perlu diisi dengan konten-konten yang mendukung pengamalan nilai-nilai Pancasila.
 
"Di dunia media sosial ini, ada pertarungan budaya. Penanaman nilai (Pancasila) sangat penting. Kita harus memberikan pondasi kepada anak-anak, agar kuat”, tambah Benny.
 
Direktur Pengkajian Implementasi PIP, Toto Purbiyanto menyatakan, tujuan dari acara ini, menyiapkan pendukung bahan ajar Pancasila bagi anak-anak di PAUD dan SD.
 
"Bahan pendukung itu adalah persiapan animasi, yang sudah disiapkan dan dikembangkan oleh tim”, ujar Toto.
 
Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Republik Indonesia, Samuel Wattimena mengatakan, animasi tersebut bukan indoktrinasi, tetapi untuk memberikan pengajaran, seperti yang sudah disampaikan oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Megawati Soekarnoputri.
 
"Atas video-video animasi yang sudah dibuat, Ibu (Megawati) menyatakan bahwa penekanannya bukan kepada sosok semata, tetapi bahwa setiap anak memiliki kemampuan serta kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya sekaligus menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari”, tutur Samuel.
 
Kegiatan diskusi antara tim BPIP, tim Balai Pustaka, dan tim pembuat video menelurkan beberapa poin penting, terutama dalam penggunaan bahasa dan tata letak video agar benar menjadi pendukung bagi bahan ajar Pancasila yang direncanakan akan diterapkan di tahun ajaran baru tahun 2022. (HA/*)