Berita

BPIP Dorong Generasi Milenial Aktualisasikan Pancasila melalui Medsos

BY Humas . 10 Mei 2022 - 20:11

Bali:- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong generasi muda milenial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui media sosial.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina saat sambutan pada kegiatan Seminar Wawasan Kebangsaan dengan tema "Peran Generasi Muda dalam Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila Melalui Media" Selasa, (10/5).

 

Menurutnya di tengah berkembangnya teknologi, media sosial adalah cara paling efektif untuk membumikan nilai-nilai Pancasila.

 

“Konsensus bernegara meningkatkan kebangsaan dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila melalui media, generasi muda tentu lebih memahami dari generasi terdahulu, kami berharap generasi muda dapat  menjadi contoh, dapat menjadi teladan dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui media," ujarnya.

 

Meskipun demikian ia berharap dalam bermedia sosial tidak mengundang konten-konten yang bersifat provokatif, sara, hoax dan ujaran kebencian.

 

Ia menekankan generasi muda harus mampu membaca dan menyimak narasi-narasi yang disampaikan media secara arif dan bijaksana, sehingga akan meningkatkan kerukunan dan semangat gotong royong di antara seluruh anak bangsa.

 

“Inilah saatnya generasi muda hadir menunjukan kepada kita semua, sebagai generasi yang tangguh memegang empat konsensus dasar bernegara yang akan mampu memimpin masa depan indonesia", paparnya.

 

Menurutnya komponen generasi muda merupakan komponen yang sangat penting sebagai keberlanjutan para pendahulu.

 

"Jika tidak ada komitmen bernegara dari para generasi muda niscaya negara tidak akan berlanjut dan bertumbuh", jelasnya.

 

Ia mengapresiasi Universitas Udayana dan seluruh partisipan yang hadir karena sudah bersedia melaksanakan giat seminar tersebut sebagai bentuk komitmen tinggi dalam berbangsa dan bernegara.

 

Saat menjadi keynote speaker Sekretaris Dewan Pengarah Mayor Jenderal TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan peran generasi muda Indonesia adalah sebagai Inisiator dan motivator.

 

"Generasi muda ini sebagai individu-individu pelopor perubahan yang kreatif dan dapat berperan aktif mendorong generasi muda untuk membangun semangat kebersamaan dan saling tolong menolong, gotong royong tanpa membeda-bedakan agama, status sosial dan lain-lain", ujarnya.

 

Ia mengingatkan generasi muda hendaknya memperhatikan etika dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun etika bermedia serta dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam membuat konten media.

 

“Ini yang harus diutamakan, etika sosial budaya saling menghormati satu sama lain, Hendaknya ada etika dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun di media sosial", paparnya.

 

"Kita ingin punya generasi muda yang punya knowledge, skill, attitude, moralnya baik”, tegasnya.

 

Rektor Universitas Udayana yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU berharap BPIP bisa hadir dalam kegiatan-kegiatan yang dapat mengajak mahasiswa baru meningkatkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

 

Ia juga mengajak kepada seluruh generasi muda khususnya di Universitas Udayana dapat memanfaatkan momentum Indonesia Emas 2045.

 

“Semangat harus kita kobarkan sehingga generasi muda, seperti BEM itu adalah calon-calon pemimpin, 20 tahun lagi kita akan mencapai Indonesia Emas, bagaimana NKRI ini bisa tegak selamanya, kita jangan terpecah belah”, ucapnya.

 

Selain itu hadir juga narasumber diantaranya Ketua Pusat Kajian Pancasila Universitas Udayana Dr. Dra. Putu Saroyini Priartini, S.E., M.M. Ak, Komisioner KPI Daerah Bali Ni Wayan Yudiartini, S.E, dan Pegiat Media Sosial Julia Gita Dwiyana Sitompul, B.BA. (WS/ER)